Kembali ke Artikel

Template Laporan Keuangan Masjid: Contoh Arus Kas + Cara Mengisi (Gratis)

M
Tim Maskunting Penulis
Tanggal 24 September 2026
Template Laporan Keuangan Masjid: Contoh Arus Kas + Cara Mengisi (Gratis)

Bendahara masjid sering ditanya jamaah: “Berapa saldo kas minggu ini?” atau “Boleh minta contoh laporan keuangan?” Tanpa template yang jelas, laporan jadi tidak seragam—ada yang hanya tulis saldo akhir, ada yang campur dana renovasi dengan kas rutin.

Artikel ini memberi template laporan keuangan masjid yang bisa dipakai ulang setiap minggu/bulan, plus cara mengisinya. Cocok untuk pengumuman Jumat, rapat takmir, maupun arsip.

Apa saja yang harus ada di laporan?

Minimal, satu periode laporan (misalnya 1 minggu atau 1 bulan) memuat:

  • Identitas: nama masjid, periode, nama bendahara
  • Saldo awal
  • Pemasukan (dipecah kategori: infak Jumat, sedekah, donasi terikat, dll.)
  • Pengeluaran (operasional, utilitas, kebersihan, honor, dll.)
  • Saldo akhir = saldo awal + total masuk − total keluar
  • Catatan dana khusus (renovasi, Qurban, dll.) jika dipisah dari kas rutin

Template laporan arus kas (mingguan)

LAPORAN ARUS KAS MASJID
Nama masjid : _______________________
Periode     : ____ s.d. ____
Bendahara   : _______________________

Saldo awal                              Rp ________

PEMASUKAN
- Infak / sedekah Jumat                 Rp ________
- Donasi umum                           Rp ________
- Donasi terikat (sebutkan)             Rp ________
- Lainnya                               Rp ________
Total pemasukan                         Rp ________

PENGELUARAN
- Listrik / air / internet              Rp ________
- Kebersihan & operasional              Rp ________
- Honor / konsumsi kegiatan             Rp ________
- Pemeliharaan                          Rp ________
- Lainnya                               Rp ________
Total pengeluaran                       Rp ________

Saldo akhir                             Rp ________

Catatan:
_______________________________________________

Salin template di atas ke dokumen (Google Docs / Word) atau catat langsung di aplikasi kas masjid. Yang penting: periode dan kategori konsisten setiap minggu agar jamaah mudah membandingkan.

Cara mengisi (praktis)

  1. Tentukan periode (Minggu ini / Bulan ini)—jangan campur dua periode dalam satu lembar.
  2. Isi saldo awal dari saldo akhir laporan sebelumnya.
  3. Jumlahkan bukti pemasukan per kategori; masukkan total per baris.
  4. Jumlahkan nota pengeluaran per kategori.
  5. Hitung saldo akhir; cocokkan dengan sisa kas fisik / rekening jika ada.
  6. Tambahkan catatan singkat jika ada donasi besar atau pengeluaran tidak rutin.

Versi bulanan vs pengumuman Jumat

  • Pengumuman Jumat: cukup saldo awal, total masuk, total keluar, saldo akhir (+ 1 kalimat dana khusus bila perlu).
  • Laporan bulanan untuk takmir: pecah kategori + lampirkan bukti; simpan sebagai arsip.

Untuk skrip bacaan mimbar yang lebih pendek, lihat juga panduan 5 menit laporan arus kas Jumat.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Mencampur dana renovasi dengan kas operasional tanpa catatan
  • Saldo awal tidak sama dengan saldo akhir minggu lalu
  • Pengeluaran tanpa nota / keterangan
  • Mengumumkan terlalu banyak angka sehingga jamaah bingung

Otomatis dari transaksi harian

Jika menyusun template manual setiap minggu terasa berat, catat transaksi harian di Maskunting (paket Ummah gratis). Laporan arus kas bisa diunduh untuk pengumuman atau arsip—tanpa menyusun ulang Excel. Mulai di pendaftaran Maskunting atau bandingkan paket di halaman harga.

Baca juga: panduan aplikasi keuangan masjid.

Baca juga: mengapa sistem berbasis web lebih aman daripada Excel saja.

Bagikan artikel ini